Keep Showing Up dengan Brooks Glycerin 17

By. Planet Sports RUN 21 March 2019
Keep Showing Up dengan Brooks Glycerin 17

Ini sepatu favorit Desiree Linden, juara Boston Marathon 2018.  

Keep showing up adalah ungkapan dari Desiree yang menjadi terkenal setelah ia menjuarai Boston Marathon 2018 yang bercuaca sangat buruk. Desiree punya banyak pengalaman nyaris juara. Namun itu tidak membuatnya patah semangat. Ia terus mengikuti race demi racekeep showing up–hingga berhasil menjadi juara Boston Marathon 2018 dalam kondisi cuaca yang bisa dikatakan terburuk sepanjang sejarah maraton modern, hujan dan berangin dari awal hingga akhir race.   

Keep showing up juga berarti rutin berlatih. Namun keep showing up tanpa dukungan sepatu mumpuni bak pepesan kosong. Desiree mempercayakan latihannya pada Glycerin. Menurutnya, saat total jarak larimu dalam seminggu lebih banyak dibandingkan orang kebanyakan –tentu saja, ia seorang pelari profesional– kamu butuh sepatu yang bisa keep up. Karena itulah ia berlatih dalam Glycerin. Baginya Glycerin nyaman tapi tidak lembek dan punya bantalan tapi tidak berat.    

Lebih banyak soal Glycerin 17, ini plus minusnya: 

Plus

1/ Super empuk
Glycerin dikenal sebagai seri sepatu Brooks yang paling empuk. Saking empuknya, sepatu ini juga nyaman dipakai sehari-hari. Seri terbaru ini masih memiliki keunggulan seperti model Glycerin sebelumnya. Midsole-nya masih berteknologi DNA LOFT (campuran udara, karet, dan busa). DNA LOFT pada Glycerin berfungsi sebagai landing pad atau bantalan saat kaki mendarat, yang kemudian mendorong untuk bergerak ke depan, tanpa kehilangan kereponsifan dan ketahanannya. Pada Glycerin, DNA LOFT-nya full length, hal yang membuat midsole-nya menjadi super lembut. Ini agak berbeda dengan seri Brooks lain yaitu Adrenaline yang meskipun juga punya DNA LOFT tapi hanya pada bagian tumitnya saja.  

2/ Tahan uji
Outsole atau bagian bawahnya juga masih tetap seperti seri sebelumnya yaitu dengan flat thread yang membuat kotoran di jalan tidak menempel  dan juga dengan cukup traksi untuk mencengkeram di medan jalan raya yang basah. Inilah yang membuat Glycerin tahan uji di kondisi hujan dan jalanan tidak rata.  

3/ Transisi lancar
Zona transisi pada DNA LOFT-nya dirancang agar pelari merasakan transisi yang lancar dan empuk dari tumit ke ujung jari.  

4/ Sesuai untuk long run atau recovery run
Bantalannya yang empuk bak memanjakan kaki yang butuh sentuhan kelembutan, baik saat long run yang berdurasi lama atau recovery run saat kaki sedang lelah-lelahnya.  

Minus

1/ Tidak untuk kompetisi
Ini karena modelnya cenderung besar (bulk) dan punya pengembalian energi yang rendah.  

 

Brooks Glycerin 17
Tipe: Jalan raya
Pronasi: Netral
Bantalan: Empuk  

Pria
Berat: 300,5 gram
Heel to toe drop: 10,5 mm
Tinggi tumit: 36,5 mm
Tinggi bagian depan: 26 mm  

Wanita
Berat: 260,8 gram
Heel to toe drop: 9,1 mm
Tinggi tumit: 32,9 mm
Tinggi bagian depan: 23,8 mm

Sumber: Brooks Running dan Runner's World