Tips Lari Aman di Jalan Raya

By. Planet Sports RUN 15 May 2018
Tips Lari Aman di Jalan Raya

Hindari kecelakaan jalan raya dengan langkah pencegahan ini.

Belakangan kita sering mendengar kecelakaan di jalan raya yang menimpa pelari. Sedih, sudah pasti. Urung lari, jangan dong. Meski kita tahu kita tidak bisa mengontrol faktor eksternal, kita bisa mencegah dengan mengendalikan faktor internal. Yuk simak (dan praktekkan) tips lari berikut agar kita bisa berlari dengan aman dan nyaman.

 

SEBELUM LARI

Bawa identitas
Kamu bisa memakai gelang identitas yang sudah banyak tersedia kini atau membawa fotokopi identitas. Cantumkan juga informasi medis bila perlu. Kalau membawa ponsel, sematkan nomer telepon kontak darurat di belakangnya.

Jadilah terlihat
Kenakan pakaian yang berwarna cerah dan sepatu yang dapat memantulkan cahaya. Tips ini sangat disarankan terutama bila kamu lari menjelang gelap atau di malam hari. Kalau perlu, persentajai diri dengan headlamp agar kamu dapat melihat jauh dengan lebih baik dan penggendara kendaraan juga dapat melihatmu dengan lebih baik.

Hindari memakai earphone
Saat berlari di jalan raya, kamu harus bisa mendengar suara kendaraan yang mendekat. Karena itu, sebisa mungkin larilah tanpa earphone. Bila memang harus memakainya, pastikan volumenya rendah dan hanya gunakan satu earbud. Pada dini hari atau sore hai, indera pendengaran kita kerap bekerja lebih baik dibandingkan indera penglihatan –gunakan telinga sebagai indera pelindung utama.

Tinggalkan info
Informasikan lokasi, rute, atau durasi lari kepada keluarga atau teman. Dengan demikian mereka akan bisa mencarimu jikalau diperlukan.

Berlari bersama teman
Lari berdua (atau berlima) relatif lebih aman dibandingkan lari sendiri, terutama di sore dan malam hari karena kalian bisa saling menjaga. Tak punya running buddy? Bergabunglah dengan komunitas lari dan berlarilah bersama mereka.

 

DI JALAN RAYA

Anggap diri tak terlihat
Jangan pernah berasumsi pengendara kendaraan akan melihatmu saat lari. Menanamkan cara pandang seperti ini akan membuatmu mampu bereaksi sepatutnya saat berpapasan dengan kendaraan ketimbang menganggap pengedara akan menghindarimu saat berlari.

Lari lawan arus
Lebih mudah melihat dan bereaksi bila kamu melihat kendaraan dari arah depan ketimbang dari arah belakang. Lari lawan arus juga memudahkan pengendara melihatmu.

Tunjukkan tabiat baik
Seperti halnya pengguna jalan lainnya , pelari juga harus mematuhi aturan dan lampu lalin. Menyebranglah saat lampu hijau. Bila tidak ada lampu lalin, tengok ke kanan-kiri dulu  –kamu tak akan pernah tahu, kan, bila sekonyong-konyong ada motor lewat. Gunakan sinyal tangan untuk menunjukkan arah larimu saat hendak berbelok atau menyebrang lurus. Saat mendekati pintu keluar suatu gedung, lambatkan laju dan tengok ke arah pintu untuk mengantisipasi datangnya kendaraan. Ingat, anggap dirimu tidak terlihat.

Jaga jarak aman
Jalan raya milik banyak pemakai jalan. Kalau 300  meter di depan kamu melihat lalu lintas padat, bersiaplah untuk menepi atau berjalan kaki agar bisa menembus lalu lintas.

 

Lihat Koleksi Lengkap →

 

Lihat Koleksi Lengkap →